Shahih
Bab Mengharamkan Harga Anjing dan Upah Pelacur
Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang harga anjing, mahar pelacur, dan upah dukun.
Shahih
Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang harga anjing, mahar pelacur, dan upah dukun.
Shahih
Penghasilan terburuk adalah penghasilan pelacur, harga anjing, dan penghasilan tukang bekam.
Shahih oleh Darussalam
Abu Masud Al-Ansari menceritakan: "Rasulullah (SAW) melarang harga anjing, penghasilan pelacur (dari perzinahan), dan pembayaran yang diberikan kepada dukun."
Shahih oleh Darussalam
Nabi SAW melarang harga anjing, pembayaran (yang diberikan kepada pelacur) dan pembayaran yang diberikan kepada dukun.
Shahih oleh Al-Albani
Nabi (ﷺ) melarang harga yang dibayar untuk anjing, upah yang dibayarkan kepada pelacur, dan hadiah yang diberikan kepada dukun.
Shahih oleh Al-Albani
Harga yang dibayar untuk anjing, harga yang diberikan kepada dukun, dan upah yang dibayar kepada pelacur adalah tidak halal.
Shahih oleh Al-Albani
Rafi' bin Khadij mengabarkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Penghasilan tukang bekam adalah najis, harga yang dibayar untuk anjing adalah najis, dan upah yang dibayarkan kepada pelacur adalah najis."